terça-feira, fevereiro 12, 2008

Timor-Leste: Cronologia dos atentados contra PR e PM

Díli, 11 Fev (Lusa) - A cronologia dos acontecimentos principais do duplo ataque contra o Presidente da República e o primeiro-ministro de Timor-Leste, segundo o relatório oficial de operações, a que a Agência Lusa teve acesso, e a informação combinada de fontes oficiais da Presidência, do Governo e da missão das Nações Unidas.

06:15 - Um grupo de homens armados liderado pelo major Alfredo Reinado, em duas viaturas, ataca a residência de José Ramos-Horta em Meti-hau; o Presidente estava fora mas perto, no "jogging" matinal junto à praia da Areia Branca;

06:20 - Alfredo Reinado é morto a tiro poucos minutos após o início do ataque, alvejado por um dos elementos da sua antiga unidade, a Polícia Militar, que integra a escolta presidencial;

06:50 - A irmã de José Ramos-Horta telefonou-lhe avisando-o de que havia tiroteio em Meti-hau;

06:59 - Primeira chamada para o Centro Nacional de Operações, devido ao tiroteio; duas unidades de polícia nacional e internacional são enviadas a partir de Becora;

07:00 - José Ramos-Horta terá sido alvejado cerca desta hora, num segundo tiroteio, quando se aproximava do portão da sua residência;

07:00 - É chamado o Subagrupamento Bravo da GNR;

07:10 - É chamada ao local a primeira ambulância;

07:11 - Elementos das Operações Especiais do Subagrupamento Bravo saem do quartel para Meti-hau;

07:13 - José Ramos-Horta telefona à sua chefe de gabinete, Natália Carrascalão, dizendo que precisa de ajuda;

07:15 - Os primeiros militares da GNR chegam ao local e assistem José Ramos-Horta, que estava caído na estrada; o Presidente é socorrido e evacuado para o hospital de campanha das forças australianas em conjunto pela GNR e pela equipa do INEM que está adstrita ao contingente português em Timor-Leste;

07:45 - Um grupo armado, liderado pelo tenente Gastão Salsinha, número-dois de Alfredo Reinado, ataca a coluna de veículos do primeiro-ministro, depois de Xanana Gusmão sair da sua residência em Balíbar e começar a descer a estrada para Díli; um carro da segurança despista-se; o carro do primeiro-ministro é atingido mas chega à cidade;

08:00 - Gastão Salsinha volta à residência do primeiro-ministro e tenta conseguir as armas dos seguranças de Xanana Gusmão;

15:45 - O Presidente da República é evacuado de helicóptero para o aeroporto internacional de Díli;

16:00 - Evacuação de José Ramos-Horta de avião para Darwin, onde será submetido a segunda intervenção cirúrgica.


PRM
Lusa/fim

2 comentários:

Dr. Kolimau 2000 disse...

Bahasa Indonesia > Gema Warta > Asia Pasifik > Timor Leste

José Ramos-Horta Ditembak, Reinado Tewas
Tapi Bukan Jaminan Pemberontakan Akan BerhentiRadio Nederland Wereldomroep

11-02-2008
Wawancara dengan José Luis de Oliveira

Timor Leste terguncang akibat penembakan Presiden José Ramos-Horta. Baku tembak tersebut juga menewaskan pemberontak Alfredo Reinado Alves. Selain itu Perdana Menteri Xanana Gusmão juga menjadi sasaran penembakan. Mengapa peristiwa itu terjadi? Betulkah ini merupakan puncak semua gerakan pemberontakan di Timor Leste? Apakah tewasnya Alfredo akan meredam pemberontakan di Timor Leste? Ikuti penjelasan José Luis de Oliveira dari yayasan HAK, di Dili, ibukota Timor Lorosa'e.

José Louis de Oliveira [JLO]: Sementara ya hanya diduga-duga bahwa itu berkaitan dengan pengembangan dari penyelesaian kasusnya Alfredo yang tidak kunjung-kunjung selesai. Keadaan sementara di sini masih seperti biasa walaupun tegang. Lalulintas di jalan agak sedikit berkurang, karena ada juga pengumuman perdana menteri yang mengatakan akan diberlakukan semacam jam malam, jadi ada pembatasan untuk warga untuk bergerak. Belum atau tidak terjadi situasi kacau setelah kejadian tadi pagi. Ada dua peristiwa, terjadi sekitar jam delapan.

Banyak Kelemahan Pemerintah
Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Kenapa rekonsiliasi dengan pemberontak ini berjalan alot? Apa sebetulnya yang salah dalam pemerintah menangani Alfredo selama ini?

JLO: Ada beberapa faktor. Pertama yaitu sikap kedua tokoh politik ini yang kadang-kadang cenderung segala sesuatunya dilakukan dengan berdialog dan berkonsiliasi.

RNW: Sikap mereka terlampau lemah maksudnya?

JLO: Sebenarnya bukan juga lemah tapi ya kadang-kadang naif dalam melihat kasus-kasus kriminal nggak bisa membedakan antara kriminal dan politik dan semua digeneralisir bahwa itu kasus politik dengan ditempuh seperti itu. Yang kedua adalah kapasitas pemerintah Timor Leste untuk menyelesaikan masalah terlalu lemah. Banyak sekali kelemahan dalam pemerintahan Timor Leste baik yang dulu maupun yang sekarang.

Karena aparat penegak hukumnya lemah dan juga karena krisis yang terjadi tahun lalu. Itu juga melumpuhkan institusi keamanan dan kemampuan aparat pemerintah untuk menyelesaikan masalah juga masih lemah. Kurang punya pengalaman begitu. Itu juga merupakan salah satu faktor yang membuat orang-orang yang seharusnya harus ditindak kemudian dibiarkan. Kemudian menjadi kuat dan lain sebagainya. Dari awal tidak bisa mengambil sikap yang tegas bahwa ada hal subtansi yang bersifat politik dan ada hal yang bersifat tindakan kriminal itu kan harus diselesaikan secara terpisah.

RNW: Tadi anda mengatakan ada kriminal dan politik. Lalu apa yang dilakukan Alfredo ini sampai ada tindakan kriminal dan politik. Dan mengingat Alfredo ini banyak juga mendapat dukungan rakyat?

JLO: Pada saat Alfredo ini menjadi aktor dalam krisis ini sesungguhnya itu adalah bisa dianggap institusi militer di Timor Leste sehingga ada penyalahgunaan di dalam institusi militer dan Alfredo memberontak terhadap itu. Jadi bisa dianggap saat itu dari sisi politik ia mendapat dukungan yang cukup kuat. Tapi kemudian kemampuan pemerintah untuk menyelesaikan masalah dia itu lemah, sangat lamban. Akhirnya kemudian dia terlibat dalam kasus yang bisa diduga bersifat kriminal, karena penyerangan terhadap tentara terus pengambilan senjata dari pos polisi dan sebagainya.

Tidak Ada Jaminan
RNW: Alfredo sudah tewas ya. Apa menurut anda pemberontakan juga akan teredam. Dan kapan masalah ini akan berakhir?

JLO: Saya kira tidak. Ini juga suatu catatan untuk pemerintah dan siapa saja. Bahwa kalau pemerintah ini tidak serius menyelesaikan akar persoalannya maka bisa saja timbul Alfredo-Alfredo lain. Karena tidak ada jaminan kalau krisis ini diselesaikan tanpa menyentuh akar persoalan yang sesungguhnya.


Kata Kunci: alfredo, alfredo reinado, pemberontakan, ramos-horta, timor leste, timor lorosa'e, xanana gusmao



Reaksi:

Dr. Kolimau 2000, 11-02-2008 - Republik Maluku Selatan.

Reaksi: Kontol Loyo Nana Chunk, 11-02-2008 - Germany Hei keparat yg bernama di atas tersebut, apakah kamu berani datang kpd kami, jangan2 kamu akan di kroyok oleh Bruno Magalhaes, kalau itu seperti apa yg kamu telah menyatakan bawah cuma bisa ngomong. Mulutnya terlalu besar. Apakah kamu adalah waria dan selalu dihiburin oleh bapak2mu yg dari benua afrika de zingkong yg sant besar dan panjang itu. kalau kamu bersedia menerima sebuah zingkong dari Bruno kamu sambil teriak dg sang histeris dan akan menyangkal nanti dg delirius yg kaya kamu sudah ingin alias menpim di dlm orgasmemu yg sangat manis bagi mu keparat imoril itu.


----------------------------------------------------------------------


Nana Chunk, 11-02-2008 - Germany

Bruno Magalhaes cuma bisa ngomong. Mulutnya terlalu besar


----------------------------------------------------------------------


Dr. Kolimau 2000, 11-02-2008 - Republik Maluku Selatan

Kawan sejati Alfredo, engkau telah meninggalkan dunia ini dg jiwa dan ragamu gara2 kecuranan dan tidak keadilan yg engkau telah mengetahui di dlm institusi FDTL maupun di dlm puncak kepimpinan negara RDTL pd saat2 terakhir ini. Semua orang yg bertidak menungkai engkau telah melongtorkan kata2 yg sangat tidak bermoril sama sekali dg apa yg kamu telah berjuangan demi kejujuran dan keadilan. Namun di dl kelompokmu yg kamu telah menpimpinai ada yg telah penghinat engkau seperti kelompoknya si tuleh major Tara. Tara dan kelompoknya adalah kaki tangannya sih para lider psykopatha seperti Xanana dan Horta Csnya. Oleh karena itu pd saat2 terakhir ini engkau telah menjadi "kambing hitam" utk mengadu domba bagi kepentingan mereka di Tanah Air Rakyat miskin dan kecil dari seluruh Timor Timur. Dan kemudian pd titik terakhirnya yg akan selalu menulis di sejarah berdarah yg telah ber-registrasi pd hari ini di Tanah Air yg memillik engkau dan sekawan2nya, tetapi bukan dari orang2 yg saleh itu seperti Xanana, Horta dan Cs. Engkau telah tiada tetapi jiwamu akan menginsaf semua pahlawan2 yg pengikutmu dan mereka akan tetap berani utk menperjuangan s/d kejujuran dan keadilan akan berkibar benderanya di bumi Timor Loro Sae. Ukt hal itu kami mengimbau sekawan perjuangan Salsinha Gastao, agar tidak bisa menyerahkan diri kpd siapa2pun di bumi Timor Loro Sae dan tetap berkok dg se-spirit sephalawan utk perjuangkan s/d merebut kembali haknya Rakyat kecil dan miskin yg telah di tindas oleh kelompok2 yg menjadi kaki tangan penjajahanya asing yg sedang dg aparat militernya tetap berkuasa di seluruh bumi Timor Loro Sae. Kematian engkau adalah pahlawan demi kejujuran dan keadilan, oleh karena itu isu2 lainnya yg telah menyatakan bahwa engkau adalah pasukan pembrontakan dan itu anhya demi kepentingan dikau sendiri, itu sama sekali tidak ada pernah tertulis di buku bagi kita orang2 sejati yg telah dan sedangkan perjuangan demi kepengtinan rakyat kecil dan miskin di seluruh dunia dan khususnya bagi Indonesia dan Timor Loro sae. Ai semua pemuda dan pemudi dari seluruh Timor Loro Sae, bangkitlah dan marilah kita bersama sama berteguh di dlm prinsip2 kita yg jujur dan adil utk tetap mewarisan kultura dan tradisi dari nenek moyang kita sampai kita sendiri yg menentukan nasibnya sendiri dari pd kita akan tetap tunduk kpd sih tulen2 kaki tanganya penjajahan itu. Rakyat Timor Loro sae yg mencintai sang kawan sejati Alfredo dan Cs, kematian Alfredo akan menjadi sebuah inspirasi bagi kalian dan kalian akan semua banga berdiri dan bahu menbahu memakai senjata kalian dan sambil melawan sih kolonialisme dan neo-kolonialisme dan keparat2nya di Tanah Air Timor Loro Sae supaya kita berbumi bisa menyentukan nasibnya kita sendiri di bumi kita. Utk kata terakhir bagi digkau, kawan sejati Alfredo, engkau di hadapan mata TME, engkau akan di terima di dlm kerajaan Allah yg kita semua umat manusia menembahaannya. Goodbye my friend, your blood with your death will be honour by your people and your fellows till we should get our total and complete freedom in our Homeland. We do sowrn our compromise dan we will never to surrender to the puppits leadership of the DRET as they are most monsters immoral and butcheries in the East Timor society. So long Alfredo your soul will be happy to be glorified in the Kingdom of the our Almighty Lord and God , Holy Trinity. Dari kawan sejati, Dr. Kolimau 2000.


----------------------------------------------------------------------


Dr. Kolimau 2000, 11-02-2008 - Republik Maluku Selatan

Kawan sejati Alfredo, engkau telah meninggalkan dunia ini dg jiwa dan ragamu gara2 kecuranan dan tidak keadilan yg engkau telah mengetahui di dlm institusi FDTL maupun di dlm puncak kepimpinan negara RDTL pd saat2 terakhir ini. Semua orang yg bertidak menungkai engkau telah melongtorkan kata2 yg sangat tidak bermoril sama sekali dg apa yg kamu telah berjuangan demi kejujuran dan keadilan. Namun di dl kelompokmu yg kamu telah menpimpinai ada yg telah penghinat engkau seperti kelompoknya si tuleh major Tara. Tara dan kelompoknya adalah kaki tangannya sih para lider psykopatha seperti Xanana dan Horta Csnya. Oleh karena itu pd saat2 terakhir ini engkau telah menjadi "kambing hitam" utk mengadu domba bagi kepentingan mereka di Tanah Air Rakyat miskin dan kecil dari seluruh Timor Timur. Dan kemudian pd titik terakhirnya yg akan selalu menulis di sejarah berdarah yg telah ber-registrasi pd hari ini di Tanah Air yg memillik engkau dan sekawan2nya, tetapi bukan dari orang2 yg saleh itu seperti Xanana, Horta dan Cs. Engkau telah tiada tetapi jiwamu akan menginsaf semua pahlawan2 yg pengikutmu dan mereka akan tetap berani utk menperjuangan s/d kejujuran dan keadilan akan berkibar benderanya di bumi Timor Loro Sae. Ukt hal itu kami mengimbau sekawan perjuangan Salsinha Gastao, agar tidak bisa menyerahkan diri kpd siapa2pun di bumi Timor Loro Sae dan tetap berkok dg se-spirit sephalawan utk perjuangkan s/d merebut kembali haknya Rakyat kecil dan miskin yg telah di tindas oleh kelompok2 yg menjadi kaki tangan penjajahanya asing yg sedang dg aparat militernya tetap berkuasa di seluruh bumi Timor Loro Sae. Kematian engkau adalah pahlawan demi kejujuran dan keadilan, oleh karena itu isu2 lainnya yg telah menyatakan bahwa engkau adalah pasukan pembrontakan dan itu anhya demi kepentingan dikau sendiri, itu sama sekali tidak ada pernah tertulis di buku bagi kita orang2 sejati yg telah dan sedangkan perjuangan demi kepengtinan rakyat kecil dan miskin di seluruh dunia dan khususnya bagi Indonesia dan Timor Loro sae. Ai semua pemuda dan pemudi dari seluruh Timor Loro Sae, bangkitlah dan marilah kita bersama sama berteguh di dlm prinsip2 kita yg jujur dan adil utk tetap mewarisan kultura dan tradisi dari nenek moyang kita sampai kita sendiri yg menentukan nasibnya sendiri dari pd kita akan tetap tunduk kpd sih tulen2 kaki tanganya penjajahan itu. Rakyat Timor Loro sae yg mencintai sang kawan sejati Alfredo dan Cs, kematian Alfredo akan menjadi sebuah inspirasi bagi kalian dan kalian akan semua banga berdiri dan bahu menbahu memakai senjata kalian dan sambil melawan sih kolonialisme dan neo-kolonialisme dan keparat2nya di Tanah Air Timor Loro Sae supaya kita berbumi bisa menyentukan nasibnya kita sendiri di bumi kita. Utk kata terakhir bagi digkau, kawan sejati Alfredo, engkau di hadapan mata TME, engkau akan di terima di dlm kerajaan Allah yg kita semua umat manusia menembahaannya. Goodbye my friend, your blood with your death will be honour by your people and your fellows till we should get our total and complete freedom in our Homeland. We do sowrn our compromise dan we will never to surrender to the puppits leadership of the DRET as they are most monsters immoral and butcheries in the East Timor society. So long Alfredo your soul will be happy to be glorified in the Kingdom of the our Almighty Lord and God , Holy Trinity. Dari kawan sejati, Dr. Kolimau 2000.


----------------------------------------------------------------------


Dr. Kolimau 2000, 11-02-2008 - Republik Maluku Selatan

Kawan sejati Alfredo, engkau telah meninggalkan dunia ini dg jiwa dan ragamu gara2 kecuranan dan tidak keadilan yg engkau telah mengetahui di dlm institusi FDTL maupun di dlm puncak kepimpinan negara RDTL pd saat2 terakhir ini. Semua orang yg bertidak menungkai engkau telah melongtorkan kata2 yg sangat tidak bermoril sama sekali dg apa yg kamu telah berjuangan demi kejujuran dan keadilan. Namun di dl kelompokmu yg kamu telah menpimpinai ada yg telah penghinat engkau seperti kelompoknya si tuleh major Tara. Tara dan kelompoknya adalah kaki tangannya sih para lider psykopatha seperti Xanana dan Horta Csnya. Oleh karena itu pd saat2 terakhir ini engkau telah menjadi "kambing hitam" utk mengadu domba bagi kepentingan mereka di Tanah Air Rakyat miskin dan kecil dari seluruh Timor Timur. Dan kemudian pd titik terakhirnya yg akan selalu menulis di sejarah berdarah yg telah ber-registrasi pd hari ini di Tanah Air yg memillik engkau dan sekawan2nya, tetapi bukan dari orang2 yg saleh itu seperti Xanana, Horta dan Cs. Engkau telah tiada tetapi jiwamu akan menginsaf semua pahlawan2 yg pengikutmu dan mereka akan tetap berani utk menperjuangan s/d kejujuran dan keadilan akan berkibar benderanya di bumi Timor Loro Sae. Ukt hal itu kami mengimbau sekawan perjuangan Salsinha Gastao, agar tidak bisa menyerahkan diri kpd siapa2pun di bumi Timor Loro Sae dan tetap berkok dg se-spirit sephalawan utk perjuangkan s/d merebut kembali haknya Rakyat kecil dan miskin yg telah di tindas oleh kelompok2 yg menjadi kaki tangan penjajahanya asing yg sedang dg aparat militernya tetap berkuasa di seluruh bumi Timor Loro Sae. Kematian engkau adalah pahlawan demi kejujuran dan keadilan, oleh karena itu isu2 lainnya yg telah menyatakan bahwa engkau adalah pasukan pembrontakan dan itu anhya demi kepentingan dikau sendiri, itu sama sekali tidak ada pernah tertulis di buku bagi kita orang2 sejati yg telah dan sedangkan perjuangan demi kepengtinan rakyat kecil dan miskin di seluruh dunia dan khususnya bagi Indonesia dan Timor Loro sae. Ai semua pemuda dan pemudi dari seluruh Timor Loro Sae, bangkitlah dan marilah kita bersama sama berteguh di dlm prinsip2 kita yg jujur dan adil utk tetap mewarisan kultura dan tradisi dari nenek moyang kita sampai kita sendiri yg menentukan nasibnya sendiri dari pd kita akan tetap tunduk kpd sih tulen2 kaki tanganya penjajahan itu. Rakyat Timor Loro sae yg mencintai sang kawan sejati Alfredo dan Cs, kematian Alfredo akan menjadi sebuah inspirasi bagi kalian dan kalian akan semua banga berdiri dan bahu menbahu memakai senjata kalian dan sambil melawan sih kolonialisme dan neo-kolonialisme dan keparat2nya di Tanah Air Timor Loro Sae supaya kita berbumi bisa menyentukan nasibnya kita sendiri di bumi kita. Utk kata terakhir bagi digkau, kawan sejati Alfredo, engkau di hadapan mata TME, engkau akan di terima di dlm kerajaan Allah yg kita semua umat manusia menembahaannya. Goodbye my friend, your blood with your death will be honour by your people and your fellows till we should get our total and complete freedom in our Homeland. We do sowrn our compromise dan we will never to surrender to the puppits leadership of the DRET as they are most monsters immoral and butcheries in the East Timor society. So long Alfredo your soul will be happy to be glorified in the Kingdom of the our Almighty Lord and God , Holy Trinity. Dari kawan sejati, Dr. Kolimau 2000.


----------------------------------------------------------------------

Anónimo disse...

Taur Matan Ruak alertou há uma semana de que PR e PM poderiam ser alvos

O comandante das forças de Defesa de Timor-Leste, brigadeiro-general Taur Matan Ruak, alertou, há semana, os responsáveis de segurança no país, incluindo as forças internacionais, de que o presidente e primeiro-ministro poderiam ser alvos de um ataque

Traduções

Todas as traduções de inglês para português (e também de francês para português) são feitas pela Margarida, que conhecemos recentemente, mas que desde sempre nos ajuda.

Obrigado pela solidariedade, Margarida!

Mensagem inicial - 16 de Maio de 2006

"Apesar de frágil, Timor-Leste é uma jovem democracia em que acreditamos. É o país que escolhemos para viver e trabalhar. Desde dia 28 de Abril muito se tem dito sobre a situação em Timor-Leste. Boatos, rumores, alertas, declarações de países estrangeiros, inocentes ou não, têm servido para transmitir um clima de conflito e insegurança que não corresponde ao que vivemos. Vamos tentar transmitir o que se passa aqui. Não o que ouvimos dizer... "
 

Malai Azul. Lives in East Timor/Dili, speaks Portuguese and English.
This is my blogchalk: Timor, Timor-Leste, East Timor, Dili, Portuguese, English, Malai Azul, politica, situação, Xanana, Ramos-Horta, Alkatiri, Conflito, Crise, ISF, GNR, UNPOL, UNMIT, ONU, UN.